K R A N J I   M O N C E R

Loading

Nullam dignissim, ante scelerisque the is euismod fermentum odio sem semper the is erat, a feugiat leo urna eget eros. Duis Aenean a imperdiet risus.

img
Informasi

Profil Desa KRANJI

Desa Kranji adalah sebuah desa di pesisir pantai utara jawa Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dikenal sebagai wilayah dengan potensi pusat perekonomian, pusat hasil perikanan, pusat pendidikan dan pusat wisata alam seperti pemandian air hangat bersejarah, jungle tracking dan area swafoto. Desa ini memiliki sejarah dan nilai spiritual, serta terletak di jalur strategis Pantura, mudah diakses dari pusat kecamatan dan kabupaten.

Visi

Bekerja, Bersinergi Mewujudkan Desa Kranji Yang Maju, Mandiri, Sejahtera dan Berdaya Saing

Misi

Memberikan Layanan dan Jaminan Kesehatan bagi masyarakat secara optimal.

Memberikan dukungan operasional / pembinaan / fasilitas kegiatan pendidikan dan seni budaya bagi masyarakat.

Memberikan pelayanan yang mudah dan prima kepada masyarakat.

Membentuk Lembaga Informasi dan Data (LID) Desa Kranji.

Meningkatkan kualitas, profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi tata kelola keuangan yang diawasi oleh Kecamatan, Dinas PMD Kabupaten, Inspektorat dan BPK serta Kementerian Desa dan PDTT RI.

Mengoptimalkan kerja dan fungsi Lembaga-lembaga Desa (BPD, LPMD, KPM, KTD, POSYANDU).

Merevitalisasi POKDARWIS dan Karang Taruna sehingga dapat berjalan sesuai fungsinya.

Merekonstruksi BUMDesa dengan pengelolaan Profesional berstandar SOP, dan menjadikannya sebagai Holding perekonomian Desa.

Melanjutkan pembangunan Infrastruktur yang merata dan berhilir pada peningkatan perekonomian desa dengan memperkuat kerjasama dengan Kecamatan, Pemda Lamongan, Pemprov. Jatim, DPRD Kabupaten sampai DPR RI, Dinas-dinas terkait dan Kementerian terkait.

Menciptakan Ketahanan Pangan Desa.

Mendorong perkembangan UMKM dan Produk Unggulan Desa serta meningkatkan PAD Desa.

Menjadikan Wisata Desa Kranji sebagai Destinasi Wisata Unggulan Jawa Timur.

KEPALA DESA

Sekarang dan Sebelumnya

Nama
Kepala Desa
Jabatan
Yang Diduduki
Periode
Tahun Menjabat
1 H. HUSNUL WAFIQ, S.T. Kepala Desa 2010 - 2030 (20 Tahun)
2 Drs. FATHUR ROHMAN Kepala Desa 1996 - 2009 (14 Tahun)
3 H. MAT YATIM PJ. Kepala Desa 1994 - 1995 (2 Tahun)
4 ZAENAL ARIFIN Kepala Desa 1990 - 1993 (3 Tahun)
5 H. ABDUS SALAM, B.A. Kepala Desa 1972 - 1989 (17 Tahun)
6 OEMAR Kepala Desa 1953 - 1971 (19 Tahun)
7 H. ILHAM Kepala Desa 1940 - 1952 (12 Tahun)
8 SANTOEN Kepala Desa 1919 - 1939 (20 Tahun)
9 H. NOER (Pak Senen) Kepala Desa 1901 - 1918 (17 Tahun)
10 KARDIS Kepala Desa 1879 - 1900 (21 Tahun)
DEMOGRAFI DESA KRANJI

Kondisi Geografis Desa

Secara umum letak geografis Desa Kranji memiliki luas wilayah kurang lebih 5,200 Ha. Dan bisa dibagi menjadi Dua karakteristik wilayah daratanya yaitu : Permukiman 2.820 Ha dan Pekarangan 2,380 Ha.
Desa Kranji. terdiri dari 3 (Tiga) Dusun, 3 (Tiga) Rukun Warga (RW), dan 9 (Sembilan) Rukun Tetangga (RT). sedang kondisi Topografi Desa Kranji Kec. Paciran adalah dataran rendah.

INFORMASI REALTIME

Data Kependudukan

Jumlah Penduduk (April 2026)
No Uraian Keterangan
1 Laki-Laki 2959 Jiwa
2 Perempuan 2978 Jiwa
3 Kepala keluarga 1811 Jiwa
Total Penduduk 6008 Jiwa
Data Penduduk Berdasarkan Usia (April 2026)
No Kelompok Umur (Tahun) Jumlah Penduduk
Laki-Laki Perempuan Jumlah
1 0-4 80 71 151
2 5-9 191 181 372
3 10-14 197 210 407
4 15-19 234 229 463
5 20-24 246 266 512
6 25-29 284 252 536
7 30-34 226 211 437
8 35-39 214 176 390
9 40-44 215 209 424
10 45-49 211 248 459
11 50-54 240 219 459
12 55-59 170 218 388
13 60-64 162 174 336
14 65-69 140 159 299
15 70-74 81 64 145
16 75+ 68 91 159
Jumlah Total 2959 2978 6008
Struktur Mata Pencaharian Penduduk
No Mata Pencaharian Jumlah Persentasi
1 Sektor Perikanan
1. Nelayan 208 9,1 %
2. Pemilik Usaha Perikanan 3 0,1 %
3. Buruh Usaha Perikanan 150 6,6 %
2 Sektor Pertanian
1. Petani 1425 62,4 %
2. Pemilik Usaha Pertanian 2 0,1 %
3. Buruh Tani 320 14,0 %
3 Sektor Peternakan
1. Pemillik Usaha Peternakan 25 1,1 %
2. Buruh Usaha Peternakan 10 0,4 %
4 Sektor Industri kecil
1. Tukang Batu 6 0,3 %
2. Tukang Kayu 4 0,2 %
3. Tukang Sumur 0 0,0 %
4. Tukang Jahit 7 0,3 %
5. Tukang Kue 3 0,1 %
6. Tukang Rias 2 0,1 %
7. Montir 2 0,1 %
8. Pemulung 0 0,0 %
5 Sektor Industri menengah dan besar
1. Karyawan perusahaan swasta 50 2,2 %
2. Karyawan perusahaan Pemerintah 0 0,0 %
6 Sektor lain 68 3,0 %
Jumlah 2285 100%
TINGKAT PENDIDIKAN

Pendidikan

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru, sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan.

Dari table data ini menunjukan bahwa mayoritas penduduk Desa Kranji hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Dalam hal kesediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadahi dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan tersendiri.

Tingkat Pendidikan Laki-laki Perempuan Jumlah Persen
Usia 3-6 Tahun Yang belum Masuk TK 19 18 37 1,2 %
Usia 3-6 Th yang sedang TK/ Play Group 61 73 134 4,5 %
Usia 7-18 Th yang tidak pernah sekolah - - - 0 %
Usia 7-18 Th yang sedang sekolah 393 298 691 23,0 %
Usia 18-56 Th yang tidak pernah sekolah - - - 0 %
Usia 18-56 Th yg pernah SD tp tidak tamat - - - 0 %
Tamat SD sederajat 70 80 150 5,0 %
Jumlah Usia 12-56 th tidak tamat SLTP 70 86 156 5,2 %
Jumlah Usia 18-56 th tidak tamat SLTA 90 120 210 7,0 %
Tamat SMP / Sederajat 330 340 670 22,3 %
Tamat SMA / Sederajat 310 330 640 21,3 %
Tamat S-1 / Sederajat 164 151 315 10,5 %
Tamat S-2 / Sederajat 4 2 6 0,2 %
Jumlah 1511 1498 3009 100 %
INFORMASI

Kesehatan Masyarakat

Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan. Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Kondisi yang ada menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup berat dan memiliki durasi lama bagi kesembuhannya, yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Ini tentu mengurangi daya produktifitas masyarakat Desa Kranji secara umum. Hal inilah kiranya yang perlu ditingkatkan perhatiannya agar kualitas balita Desa Kranji ke depan semakin baik.

INFORMASI

Keadaan Sosial Politik

Dengan adanya perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam konteks politik lokal Desa Kranji, hal ini tergambar dalam pemilihan kepala desa dan pemilihan-pemilihan lain (pilleg, pilpres, pemilukada, dan pimilugub) yang juga melibatkan warga masyarakat desa secara umum.

Khusus untuk pemilihan kepala desa Kranji, sebagaimana tradisi kepala desa di Jawa, biasanya para peserta (kandidat) nya adalah mereka yang secara trah memiliki hubungan dengan elit kepala desa yang lama. Hal ini tidak terlepas dari anggapan masyarakat banyak di desa-desa bahwa jabatan kepala desa adalah jabatan garis tangan keluarga-keluarga tersebut. Fenomena inilah yang biasa disebut pulung – dalam tradisi jawa- bagi keluarga-keluarga tersebut.

Jabatan kepala desa merupakan jabatan yang tidak serta merta dapat diwariskan kepada anak cucu. Mereka dipilh karena kecerdasan, etos kerja, kejujuran dan kedekatannya dengan warga desa. Kepala desa bisa diganti sebelum masa jabatannya habis, jika ia melanggar peraturan maupun norma-norma yang berlaku. Begitu pula ia bisa diganti jika ia berhalangan tetap.

Karena demikian, maka setiap orang yang memiliki dan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan dalam perundangan dan peraturan yang berlaku, bisa mengajukan diri untuk mendaftar menjadi kandidat kepala desa. Fenomena ini juga terjadi pada pemilihan desa Kranji pada 3 tahun yang lalu . Pada pilihan kepala desa ini partisipasi masyarakat sangat tinggi, yakni Tercatat ada 5 (Lima) kandidat kepala desa pada waktu itu yang mengikuti pemilihan kepala desa. Pilihan kepala Desa bagi warga masyarakat Desa Kranji seperti acara perayaan desa.

Pada tahun 2015 ini masyarakat juga dilibatkan dalam pemilihan Kepala Daerah secara langsung Namun cuma 34% dari daftar pemilih tetap, memberikan hak pilihnya. Ini adalah penurunan proggres demokrasi yang cukup signifikan di desa Kranji

Setelah proses-proses politik selesai, situasi desa kembali berjalan normal. Hiruk pikuk warga dalam pesta demokrasi desa berakhir dengan kembalinya kehidupan sebagaimana awal mulanya. Masyarakat tidak terus menerus terjebak dalam sekat-sekat kelompok pilihannya. Hal ini ditandai dengan kehidupan yang penuh tolong menolong maupun gotong royong dalam pembangunan yang dilaksanakan.

Walaupun pola kepemimpinan ada di Kepala Desa namun mekanisme pengambilan keputusan selalu ada pelibatan masyarakat baik lewat lembaga resmi desa seperti Badan Permusyawaratan Desa maupun lewat masyarakat langsung. Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di Wilayah Desa Kranji mengedepankan pola kepemimpinan yang demokratis.

Berdasarkan deskripsi beberapa fakta di atas, dapat dipahami bahwa Desa Kranji mempunyai dinamika politik lokal yang bagus. Hal ini terlihat baik dari segi pola kepemimpinan, mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai dengan partisipasi masyarakat dalam menerapkan sistem politik demokratis ke dalam kehidupan politik lokal.

Berkaitan dengan letaknya yang berada diperbatasan Kecamatan Panceng dan Laut Jawa suasana budaya masyarakat Pesisir Jawa sangat terasa di Desa Kranji Dalam hal kegiatan agama Islam misalnya, suasananya sangat dipengaruhi oleh aspek budaya dan sosial Jawa. Hal ini tergambar dari dipakainya kalender Jawa atau Islam, masih adanya budaya slametan, tahlilan, mithoni, dan lainnya, yang semuanya merefleksikan sisi-sisi akulturasi budaya Islam dan Jawa.

Dengan semakin terbukanya masyarakat terhadap arus informasi, hal-hal lama ini mulai mendapat respon dan tafsir balik dari masyarakat. Hal ini menandai babak baru dinamika sosial dan budaya, sekaligus tantangan baru bersama masyarakat Desa Kranji Dalam rangka merespon tradisi lama ini telah mewabah dan menjamur kelembagaan sosial, politik, agama, dan budaya di Desa Kranji Tentunya hal ini membutuhkan kearifan tersendiri, sebab walaupun secara budaya berlembaga dan berorganisasi adalah baik tetapi secara sosiologis ia akan beresiko menghadirkan kerawanan dan konflik sosial.

1k + Brands Trust Us

img
img
img
img